printed

Text

Governance of street vendors in a perspective of state-society relations in solo

Lampiran
Tidak ada lampiran

    Dipinjam : 0 |   Dibaca : 0 |   Dikunjungi : 182


    Penulis
    Sudarmo - Personal Name

    Kegiatan ekonomi sektor informal yang dijalankan oleh pedagang jalanan (street vendors) di Kota Solo secara signifikan dapat meningkatkan pendapatan daerah. Namun, keberadaan pedagang jalanan yang sebagian besar berasal dari pendatang luar daerah, ditanggapisecara negatif oleh Pemkot Solo. Implikasi dari hal tersebut adalah kegiatan ekonomi yang dijalankan oleh para pedagang jalanan dikontrol oleh pemerintah daerah dan elite berkuasa lainnya. Semenjak adanya pembatasan akses partisipasi pedagang jalanan terhadap proses pengambilan kebijakan maka tata kepemerintahan kota Solo mulai memperdayakan para pedagang jalanan untuk membangun jejaring kerja. Membangun jejaring kerja merupakan hal yang vital bagi kemampuan bertahan pedagang jalanan. Semakin banyak jejaring kerja yang dimiliki maka semakin tinggi pula kemampuan para pedagang jalananuntuk bertahan. Namun, para pedagang jalanan yang tidak memiliki atau sedikit memeliki jejaring kerja merupakan pihak-pihak yang cenderung rapuh dalam menghadpai persaingan dunia usaha.


    Ketersediaan


    11020398 A AP 16 Perpustakaan Merah Putih Tersedia


    Informasi Terperinci


    NO PANGGILAN :
    A AP 16
    PENERBIT :
    Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik (JKAP) : Yogyakarta, 2009
    RINCIAN :
    hlm. 65-93
    BAHASA :
    English
    ISBN / ISSN :
    -
    Selengkapnya

    Versi lain / relasi


    Tidak ada versi lain yang terkait.

    Kolom Komentar