Membesarkan Anak Yang Berdaya

11 Sep 2017 | Dilihat : 8 kali

Peningkatan pengetahuan dan wawasan sangat penting bagi kita sebagai makhluk monodualistik. Dalam hidupnya, manusia pada hakekatnya memerankan berbagai figur secara bersamaan. Setiap figur yang kita perankan tentu membutuhkan kemampuan, sikap/perlakuan yang berbeda-beda. Peran-peran tersebut juga harus kita jalankan secara proporsional, sehingga kehidupan yang kita jalani seimbang dan berdaya.

Sebagai pegawai pada Komisi Pemberantasan Korupsi, yang memiliki pola kerja tidak menentu, tentunya sedikit banyak berimbas kepada peran-peran lain yang kita jalani. Seperti sebagai orang tua, bagian dari masyarakat, dan peran-peran lainnya.

Oleh karena itu untuk mengingatkan kembali dan memberikan wawasan baru mengenai berbagai pertanyaan dan fenomena tersebut, menjelang akhir pekan Jumat 22 April 2016, Perpustakaan KPK mengajak segenap pegawai untuk ngobrol santai bersama penulis buku Parents’s Story, Adhitya Mulya. Lewat acara ini kita diajak mengkaji ulang, apakah benar kita tahu yang terbaik untuk anak kita? Apakah kita sudah menjadi seorang mentor? Atau, justru seorang monster? Apakah benar bahwa selama ini kita mendidik anak untuk menjadi tangguh, atau justru hanya menangguhkan pahitnya hidup untuk anak cicipi?